Loading...

TEKNIK PEMBUATAN MIKRO ORGANISME LOKAL (MOL) BONGGOL PISANG

TEKNIK PEMBUATAN MIKRO ORGANISME LOKAL (MOL) BONGGOL PISANG
TEKNIK PEMBUATAN MIKRO ORGANISME LOKAL (MOL) BONGGOL PISANG MOL adalah singkatan dari Mikro Organisme Lokal. Kalau Mikro Organisme (MO), kita sudah paham pengertiannya. Lokal bisa diartikan “dibuat sendiri”. Jadi MOL merupakan mikroorganisme yang kita buat sendiri. Boleh dibilang, yang membuat MOL tsb adalah formulator. Lokal, bisa juga diartikan organisme yang berada di daerah/di lingkungan kita. Jadi, mikro organisme tsb adalah MO yang sudah beradaptasi dengan baik di sekitar lingkungan kita.Fungsi MOL, dapat digunakan untuk membuat pupuk kompos. Dalam hal ini MOL bisa disebut sebagai starter/decomposer. Dan juga MOL dapat digunakan sebagai pupuk cair pada aplikasi pemupukan. Bisa juga MOL sebagai ZPT (Zat Perangsang Tumbuh). Selain itu, MOL dapat juga sebagai pengurai atau “pabrik pupuk” sehingga unsur hara dapat diserap oleh akar tanaman. BAHAN UTAMA PEMBUATAN MOL, Minimal ada 3 poin yang harus ada dalam pembuatan setiap MOL yaitu :1) Ada Bahan Yang Akan Digunakan, Apa bahan tsb? Sangat banyak. Dan tersedia di sekitar lingkungan kita. Bahan-bahan ini dapat dikatagorikan ke dalam tahapan/fase pertumbuhan tanaman, antara lain : Pertama, Dominan unsur N : Rebung, Daun Gamal, pucuk-pucuk daun, dll. MOL ini sangat baik, untuk pertumbuhan vegetatif awal tanaman. Kedua, unsur N dan P agak berimbang : bonggol pisang, keong mas, buah-buahan, limbah dapur, dll. MOL ini sangat baik, untuk pertumbuhan vegetatif susulan tanaman. Ketiga, Dominan unsur P : batang pisang, biji coklat, dll. MOL ini sangat baik, untuk aplikasi masa primordial tanaman. Keempat, Dominan unsur K : sabut kelapa, amplas teh, dll. MOL ini sangat baik, untuk aplikasi pengisian bulir.2) Ada Bahan sebagai Sumber Karbohidrat, Sumber karbohidrat tsb bisa berupa : air cucian beras (lira), dedak, nasi, gabah/beras yang ditumbuk, jagung yang dihaluskan, dll.3) Ada Bahan sebagai Sumber Energi, Untuk sumber energi ini, biasa dalam bentuk bahan-bahan yang manis. Misalnya: molase/tetes tebu, gula merah, gula aren, gula pasir, air kelapa, isi buah maja matang, batang tebu, dll. Masalah takaran disesuaikan dengan formulator sendiri (kita sendiri). Semakin sering membuatnya, akan paham takaran bahannya. Intinya: semakin pekat MOL akan semakin baik. Oleh sebab itu, bahan-bahan tsb di atas, disesuaikan dengan apa yang ada di sekeliling atau lingkungan hidup kita. Bahan-bahan tsb mudah didapatkan dan murah. Lalu, Bagaimana Proses Pembuatannya, Apabila kita ingin membuat MOL, kita siapkan semua bahan tsb. Kemudian dimasukkan ke dalam ember. Nah, dalam proses ini, ada 3 cara perlakuan yang bisa digunakan : Pertama, semua bahan dimasukkan ke dalam ember/wadah tertutup. Bila demikian, formulator MOL harus tiap hari mengaduk isi MOL tsb. Biasanya, dilakukan tiap pagi. Kegiatan ini harus dilakukan sekitar 10 hari. Dan biasanya, setelah 14 hari proses ini sudah selesai. Kedua, semua bahan dimasukkan ke dalam ember/wadah yang bagian atasnya ditutup pakai kertas koran. Tujuan penutupan ini, agar MOL yang kita buat tidak kemasukan lalat atau serangga lainnya. Dengan demikian, sang formulator tidak perlu mengaduk proses pembuatan MOL tsb. Biasanya, setelah 14 hari proses pembuatan MOL ini sudah selesai. Ketiga, semua bahan dimasukkan ke dalam ember/wadah tertutup. Cuma, bagian atas penutup diberi lubang. Lubang ini nantinya akan dimasukan selang kecil. Selang ini akan dihubungkan dengan botol bekas air mineral yang berisi air. Tujuannya agar suhu/panas dan gas yang dihasilkan dalam proses pembuatan MOL ini disalurkan lewat selang tsb ke dalam botol tsb. Dengan cara ini, sang formulator MOL tak perlu mengaduk proses pembuatan MOL tsbBahan pembuatan MOL bonggol pisang :1. 1 kg bonggol pisang2. 2 ons gula merah3. 2 liter air beras.Cara membuat MOL bonggol pisang :1. Bonggol pisang dipotong-potong kecil lalu ditumbuk-tumbuk2. Iris - iris gula merah lalu masukkan dalam air cucian beras dan aduk-aduk sampai larut3. Campurkan air cucian beras yang sudah ada gulanya ke dalam bonggol pisang.4. Masukkan dalam ember/jerigen dan tutup rapat, setiap 2 hari atau jika menggelembung buka tutupnya.5. Setelah 15 hari siap digunakan Cara Aplikasi :? Penyemprotan dilakukan pada pagi / sore hari dengan konsentrasi ? 1 : 10 artinya 1 liter MOL dilarutkan dalam 10 liter AIR TAWAR.? Aplikasi pada umur 10 HST, 20 HST, 30 HST, dan 40 HST. SUMBER : BADAN LITBANG PERTANIAN