Loading...

TEKNIK PEMBUATAN PUPUK ORGANIK (BOKASHI)

TEKNIK PEMBUATAN PUPUK ORGANIK (BOKASHI)
TEKNIK PEMBUATAN PUPUK ORGANIK(BOKASHI)Disusun oleh : Team cyber BPP Wonoasri Pupuk organic (Bokashi)dapat dibuat dalam beberapa hari saja dan bisa langsung digunakan sebagai pupuk yang pembuatannya dengan menggunakan EM4 yang dapat mencermat proses pelapukan atau stater lactobacillus ragi, bakteri fotosintesa, actinomycetes dan jamur pengurai selulosa. Mikroba yang terkandung dalam bokashi akan memfermentasikan bahan organic tanah menjadi bahan yang mudah diserap tanaman.Manfaat dan Kegunaan Bokashi :1. Memperaiki sifat fisik, kimia dan biologi tanah2. Meningkatkan produksi tanaman dan menjaga kestabilan produksi3. Memfermentasikan bahan organic tanah dan mempercepat dekomposisi4. Menghasilkan kualitas dan kuantitas hasil pertanian yang berwawasan lingkungan.Bahan 1. Jerami sisa tanaman (padi, kacang, tanah, kedelai, jagung, jagung, ubi jalar, rumputan dan lain- lain) sebagai bahan baku pembuatan pupuk organic.2. Dedak, sisa hasil penggilingan padi menjadi beras untuk media mengandung vitamin yang dibutuhkan oleh mikroba untk proses fermentasi3. Gula pasir secukupnya, untuk merangsang dan mempercepat bangunnya mikroba yang istirahat (diapouse) dan sangat diperlukan dalam proses fermentasi.4. EM4 yang dapat mempercepat proses pelapukan atau stater Lactobacillus ragi, fotosintesa, actinomycetes dan jamur pengurai selulose. Mikroba yang terkandung dalam Bokashi akan memfermentasi bahan organic tanah menjadi bahan yang mudah diserap tanaman yakni hara mikro asam amino, gula dan alcohol5. Air secukupnya untuk mencapur larutan EM4 dengan gulapasir supaya dalam penyebaran bahan-bahan dimaksud pada setiap lapisan pupuk organic yang dibuat.6. Bahan yang diperlukan untuk pembuatan 1 ton bokashi adalah sebagai berikut : jerai 800 kg, dedak 50 kg, sekam padi 150 kg, EM4 1 LiterTahap Pembuatan1. Masukan gula pasir kedalam 5 liter air hingga larut, kemudian tambahkan larutan kedalam drum bersih bebas dari sisa-sisa sabun, patisida atau minyak tanah) lalu pelan-pelan masukan EM4 dan diaduk hingga merata.2. Jerami, rumput-rumputan/pupuk hijau, sekam, dedak dicampur secara merata kemudian dibuat gundukan setebal lebih kurang 25-30 cm .3. Siramkan larutan gula, Tricoderma seperempat bagian atau Em4 secara merata diatas gundukan terlihat basah. Selanjutnya buat gundukan yang ama dengan pelakuan yang sama sampai empat tumpukan sehingga ketinggian gundukan akan mencapai lebih kurang 100 cm.4. Kemudian gundukan tersebut ditutup dengan plastic secara merata dan ditindih dengan bamboo agar tidak terbuka ditup angin.5. Pertahankan suhu gungdukan 40o C – 50o C, jika suhu 50o C dan cuaca sangat panas, maka dilakukan penyiraman untuk penurunan temperature karena. Suhu tinggi dapat menyebabkan bokshi rusak.6. Setelah 7-14 hari bokashi ini sudah bisa digunakan. Cara Penggunaan Bokashi1. Taburkan 500 – 1000 kg/ha secara merata di atas permukaan tanah, pada kondisi kurang subur dapat diberikan lebih.2. Cangkul/bajak untuk mencampurkan bokashi kedalam tanah, pada tanah sawah pemberian bokshi dilakukan pada waktu pembajakan dan setelah tanaman padi berumur 24 hari dan 30 hari.3. Biarkan bokashi seminggu kemudian bibit disebar siap tanam.