Loading...

Teknologi Pasca Panen dan Pengolahan Kacang Tanah

Teknologi Pasca Panen dan Pengolahan Kacang Tanah
Pasca panen kacang tanahPenanganan pasca panen kacang tanah merupakan tahapan yang menentukan kualitas biji dan produk olahan yang dihasilkan, sehingga perlu mendapat perhatian. Penerapan teknologi penanganan pasca panen kacang tanah, selain untuk mengurangi tingkat kehilangan hasil, juga untuk memenuhi standard yang telah ditetapkan pemerintah yang dicanpumkan pada SNI 01-3921-1995.Telnologi penanganan kacang tanah meliputi: 1) Penentuan saat dan cara panen, 2) Perontokan polong, 3) Pengeringan, 4) Pengupasan kulit polong, 5) PenyimpananHal-hal yang harus diperhatikan dalam penanganan pasca panen kacang tanah adalah:1. Panen dilakukan pada umur yang tepat 100-110 dengan ciri-ciri: sebagian daun telah rontok, kulit polong mengeras dan berwarna kehitaman, polong berisi penuh, kulit biji mengkilat dan tidak berair, jika ditekan pada ujung pohon mudah pecah. Kadar air kondisi tersebut biasanya 20-24%. Panen dilaksanakan pada saat cuaca cerah dan tanah tidak terlalu kering, dengan cara mencabut tanaman. 2. Jika kadar air pada saat panen masih tinggi (26-30%) maka dilakukan penjemuran selama 2-3 hari atau sampai kadar air mencapai 20-24% (siap untuk dirontok). Perontokan polong dilakukan dengan tangan,3. Setelah dirontok, polong dijemur dengan alas tikar anyaman bambu atau dengan lantai jemur dari semen. Pengeringan kacang tanah dilakukan dengan penjemuran dengan sinar matahari dengan tebal lapisan 2 cm, dengan waktu penjemuran 1-3 hari atau sampai kadar air 7-8%.4. Pengupasan kacang tanah secara manual dengan tangan atau dengan alat pengupas.5. Penyimpanan dilakukan untuk mempertahankan mutu biji selama dalam pemasaran/distribusi ke konsumen dan industri pengolahan. Kadar air yang aman untuk penyimpanan yaitu 7%. Pengolahan kacang tanahSelai kacang tanahBahan: 400 gram kacang tanah. 1,5 sendok teh garam, 50 gram gula pasir, 2 sendok makan mentega tawar.Cara Membuat:• Kacang tanah disangrai sampai matang• Selanjutnya diblender sampai lembut, dan dijaga agar kacang tanah tidak panas. Jika mulai hangat, dihentikan dulu, kemudian diblender lagi.• Tambah garam secukupnya hingga terasa asin, tambahkan gula, aduk aduk hingga rata, tambah mentega sedikit-sedikit sambil diaduk hingga lemas. Puding Kacang tanahBahan: 1.250 ml susu cair, 100 gram gula pasir, 3 bungkus agar bubuk, 1 cm kayu manis, 75 gram mentega, ¼ sendok teh garam , 2 kuning telur, 150 gram susu kental manis, 100 gram kacang tanah disangrai, dikupas, dihaluskan.Bahan saus:350 ml susu cair, 50 gram gula pasir, 15 gram cokelat bubuk, 1 sendok makan tepung maizena, 1 kuning telur.Cara pembuatan puding:1. Kocok mentega sampai lembut, tambahkan kacang tanah, kocok sebentar.2. Tambahkan susu kental manis, garam, dan kuning telur, kocok rata.3. Rebus susu, gula, agar dan kayu manis sambil diaduk hingga mendidih, lalu angkat kayu manisnya.4. Masukkan rebusan agar ke dalam campuran mentega, kocok sambil terus dikocok.5. Tuang ke Loyang persegi 10 cm x 24 cm, tinggi 7 cm, bekukan.Cara pembuatan saus: 1. Rebus susu, gula, cokelat bubuk dan maizena sambil diaduk hingga mendidih.2. Ambil satu sendok sayur adonan, tuang ke kuning telur, aduk rata. 3. Tuang lagi adonan ke panci lalu didihkan lagi. 4. Setelah dingin, sajikan dengan pudding. (Sri Wijiastuti, Penyuluh Pertanian pada Pusluhtan).Sumber:1. Teknologi Pasca panen primer kacang tanah, oleh I Ketut Tastra, Erliana Ginting, dan Didik Harnowo, Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi.2. Teknologi Pasca panen dan Pengolahan Kacang Tanah. BPTP Banten.