Loading...

TEKNOLOGI PENERAPAN PUPUK DASAR BUDIDAYA CABE

TEKNOLOGI PENERAPAN PUPUK DASAR BUDIDAYA CABE
A. Ringkasan Teknologi yang ditemukan dalam Budidaya Cabe , merupakan kajian dari beberapa kombinasi teknologi yang dikembangkan, dimana dalam teknologi yang ditemukan bahwa sesungguhnya tanaman cabe tidak mesti diberikan PUPUK SUSULAN, namun cukup pupuk dasar yang diberikan disesuaikan dengan : Faktor Tanah, Iklim serta tingkat kemampuan petani dalam skala luasan Budidaya cabe. Dalam Teknologi Sisitim Penerapan Pupuk Dasar, penggunaan Pupuk kimia sangat minim karena jika pemberian Pupuk kimia melebihi maka Budidaya Cabe bisa gagal, dan penerapan teknologi ini secara kwualitas buah Cabe sangat baik karena buah bentuknya lurus, warna sangat bagus serta buah cabe tahan pada penyimpanan dalam kondisi bagaimanapun sampai dengan jangka waktu 30 hari tanpa pengawet serta tanaman cabe akan tahan terhadap cuaca panas /musim kemarau. Pupuk Utama dalam Penerapan Sistim Teknologi Pupuk Dasar adalah Pupuk Organik / BOKASI, yang dikombinasikan dengan penggunaan EM4, EM5 dan Mikroba yang dikemas ( BMG ) sebagai pengurai kimia tanah, sebagai pengikat N udara serta sebagai mobilistator bagi tanaman dan baru ditambah dengan Pupuk kimia dengan jumlah dosis yang terbatas. Dalam teknologi penerapan pupuk dasar belum banyak diketahui oleh petani cabe, karena membutuhkan keyakinan yang tinggi bahwa yang dibutuhkan dalam budidaya cabe adalah Tanaman cabe yang sehat namun kebanyakan petani berpegang teguh pada pertumbuhan cabe yang subur namun cabe yang subur belum tentu sehat dan Cabe yang sehat belum tentu subur namun juga bisa subur bila didukung faktor alam misalnya di kawasan bukaan baru. B. Tahapan Persiapan Budidaya Dalam budidaya cabe Teknologi Penerapan Pupuk Dasar perlu dipersiapkan hal – hal sebagai berikut : • Pembersihan lahan sebelum diolah (Menebas, Imas )• Lahan yang telah bersih dilakukan Pembajakan dengan Hand Traktor / /Mencangkul tanah secara merata sebanyak 2 kali pengolahan I dan II.• Lakukan Pembuatan bedengan dengan ukuran bedengan Maksimal tinggi 30 Cm, Lebar 120 Cm idealnya bedengan untuk tanaman cabe Tinggi 25 Cm dan Lebar 100 Cm karena sangat mempengaruhi terhadap penyebaran hara ditanah.• Taburkan pupuk Organik/ Bokasi kebedengan dan seminggu setelah penebaran pupuk organic maka dilanjutkan menebaran pupuk Kimia sesuai dengan dosis yang berdasarkan Iklim, Tektstur tanah dan PH ( Daftar dosis Pupuk Terlampir )• Setelah 2 minggu, dilakukan pencangkulan dibedengan agar Pupuk terurai secara merata dibedengan .• Pencangkulan pada bedengan dilakukan sebanyak 4 kali dengan berlawanan arah dengan interval seminggu sekali.• Setiap seminggu sekali bedengan harus basah agar pupuk terurai dengan sempurna, jika tidak ada hujan maka bedengan harus disiram.• Setelah Pengadukan yang ke 4 Bedengan disiram dengan Mikroba pengurai untuk menetralisir zat kimia yang ada ditanah. • Jangka Waktu Persiapan bedengan 40-45 hari dari penebaran pupuk organic di bedengan sampai dengan tanam. • Persemaian dan Penanaman, yang perlu diperhatikan adalah umur bibit cabe yang ideal ditanam antara 25 -30 HST, dan Penanaman dilakukan pada saat bedengan masuk pada hari ke 45 setelah persiapan dari awal, dan bibit yang ditanam berumur antara 25 sampai 30 HST karena akan mempengaruhi meratanya pertumbuhan tanaman. • Perawatan dan Pengendalian OPT , yang perlu diperhatikan dalam pertumbuhan tanaman cabe adalah Pengamatan setiap perkembangan hama dan penyakit, interval waktu untuk pengamatan sebaiknya jangan lewat dari 48 jam karena kemampuan petani untuk mengingat kondisi tanaman terbatas dalam waktu tersebut.Pengendalian Hama dan Penyakit, hanya dilakukan berdasarkan hasil pengamatan terhadap hama dan Penyakit, tidak mutlak dilakukan penyemprotan Hama dan Penyakit, dan kebersihan areal bedengan dari gulma sebuah keharusan karena gulma akan menjadi inang dari sebagian penyakit maupun hama. MENERAPKAN TEKNOLOGI SISTIM PENGGUNAAN PUPUK DASAR TANPA PUPUK SUSULAN SAMPAI DENGAN PANEN YANG MENGANDALKAN PUPUK ORGANIK BOKASI DARI PENGOLAHAN SENDIRI. IDENTITAS PETANI1. Nama Lengkap : NGARI SUYITNO2. Tempat,Tanggal Lahir ( Unur ) : Malang, 6 Juli 19683. Jenis Kelamin : Laki - Laki4. Status Usaha Tani : Petani Pemilik5. Usaha Tani Utama : Hortikultura6. Lama berusaha Tani : 32 Tahun7. Status Perkawinan : Menikah8. Pendidikan terakhir : SLTP ( SMP )9. Alamat :a. Dusun : III. Suko Harjob. Desa/Kelurahan : Sikebau Jayac. Kecamatan : Rokan IV Kotod. Kabupaten : Rokan Hulue. Provinsi : Riau 10.Telepon/HP : 0812 6880 0990 11. Jumlah tanggungan : 4 Orang a. Istri/Suami : 1 Orang b. Anak : 2 Orang• Belum/Tidak sekolah : -• SD : -• SMP : -• SMA : 2 ORANG• Perguruan Tinggi : -12. Status Dalam kelompok tani : Ketua Kelompok Tani13. Status Dalam Gabungan Kelompok Tani : Anggota14. Status dalam Koperasi : Anggota