Ekonomi.Pisang adalah salah satu buah yang paling banyak dikonsumsi di masyarakat dunia. Buah pisang berbentuk melengkung berwarna hijau dan setelah matang berwarna kuning banyak mengandung segudang gizi yang bermanfaat bagi masyarakat luas. Pisang tumbuh setidaknya disekitar 107 negara dan menempati peringkat keempat di antara dunia tanaman pangan yang di nilai secara moneter. Pisang umumnya dapat langsung dinikmati ketika matang, tetapi sebagian lebih nikmat jika diolah terlebih dulu. Banyak sekali olahan makanan yang memanfaatkan manisnya pisang. Jenis pisang tertentu akan cocok untuk digunakan dalam olahan makanan.Pisang merupakan tanaman berdaun raksasa yang ditengarai berasal dari Asia Tenggara. Di Indonesia sendiri, persebaran pisang dahulu dimulai dari Jawa Barat dan Palembang. Tetapi saat ini, penyebaran pisang hampir merata di seluruh wilayah nusantara. Pisang memang dikenal mudah tumbuh dan tidak memerlukan perawatan yang khusus. Pohon pisang menjadi salah satu tanaman yang menjadi primadona di Indonesia. Hampir di setiap pelosok daerah, terdapat berbagai macam pisang. Bahkan disetiap kebun-kebun terdapat setidaknya ada 1 buah pohon pisang. Buah yang satu ini memang multi guna, berbagai jenis makanan menggunakan buah pisang sebagai bahan dasar ataupun pendampingnya. Ada beberapa jenis buah pisang yang dapat diolah menjadi berbagai produk olahan diantaranya (Pisang raja, pisang uli, pisang kepok, pisang tanduk, pisang mas, pisang barangan, pisang ambon dan pisang merah). Salah satu contoh teknologi pengolahan dodol pisang untuk meningkatkan nilai ekonomi adalah pisang ambonPisang ambon yang kita kenal adalah pisang ambon lumut dan pisang ambon kuning. Keduanya memiliki daging buah yang lembut dengan aroma yang khas. Pisang ambon memiliki buah berukuran jumbo dan manis legit, bentuknya sedikit memanjang dan cukup mudah ditemukan di pasaran. Kandungan gizi nutrisi pisang ambon dalam 100 gram di antaranya mengandung kalori 99 kkal, protein 1.2 gr, lemak 0.2 gr, karbohidrat 26 gr, kalsium 8 mg, zat besi .5 mg, fosfor 28 mg, vitamin A 146 SI, vitamin B1 0.08 mg, vitamin C 3 mg, air 72 gr. Selain memiliki banyak kandungan gizi nutrisi pisang ambon kaya manfaat bagi kesehatan tubuh Salah satu contoh teknologi pengolahan dodol pisang untuk meningkatkan nilai ekonomi serta dapat dibuat makanan olahan seperti dodol pisang.Dodol pisang adalah makanan yang memiliki tekstur sangat lembut dan kenyal, rasa manis dan banyak disukai oleh semua orang. Selain itu, makanan ini juga bisa dijadikan sebagai oleh-oleh ketika sedang bepergian atau jalan-jalan bersama keluarga. Makanan ini merupakan cemilan yang sengaja dibuat dari bahan dasar buah pisang yang sudah matang. Pisang yang digunakan dalam pembuatan dodol pisang adalah buah pisang ambon, dalam pembuatan dodol pisang ambon ini tidaklah sulit bahkan sangat simpel dan praktis.Membuat Dodol Pisang Ambon Bahan dan alat yang digunakan dalam pembuatan dodol pisang ambon adalah;Pisang ambon sebanyak 1 kg, gula pasir 1 ons, gula merah 3 ons, tepung ketan 1 ons, kelapa 1 buah, panili 1 secukupnya dan selanjutnya alat yang digunakan baskom, telenan, pisau, cetakan dodol, wajan, blender, kompor, sendok kayu, saringan samtam dan alat-alat lainnya.Cara membuat dodol pisang ambonBuah pisang dikupas dan ditimbang sesuai dengan ukurannya kemudian dipotong-potong dan dihancurkan menggunakan blender hingga halus, membuat santan kelapa dengan cara memarut dan memerasnya menggunakan saringan. Membuat adonan pisang, tepung beras ketan, gula dan bumbu lainnya dicapur hingga merata. Memasak adonan dalam wajan diaduk-aduk secara kontinu sampai adonan mengental dan masak menjadi dodol pisang yang sudah matang, kemudian dodol didinginkan dan dicetak sesuai dengan selera yang diinginkan dan kemudian dikemas menggunakan plastik atau kertas minyak. Dodol pisang ambon siap disajikan/dipasarkan. Ditulis ulang oleh : Dalmadi BBP2TP BogorSumber : Balitbangtang Direktorat Jenderal Hortikultura, https://plus. google.com/ dan Berbagai sumber lainnya Gambar : Dedi