Loading...

TEMU LAPANG PADI SEHAT

TEMU LAPANG PADI SEHAT
Dalam rangka mensukseskan Program Peningkatan Produksi Beras Nasional serta Surplus beras sepuluh juta ton pada tahun 2014, Pemerintah Kabupaten Pemalang melalaui Dinas Pertanian dan Kehutanan telah melakukan langkah-langkah terobosan melaksanakan pengkajian Teknologi Padi Sehat. Salah satu kegiatan pengkajian Teknologi Padi Sehat dilaksanaan di kelompoktani Simacan Makmur Desa Limbangan Kecamatan Ulujami yang dikatagorikan berpengairan teknis. Varites ciherang yang digunakan pada pengkajian ini mulai ditanam tanggal 5 Desember 2013 menggunakan pupuk NPK 100 Kg, urea 50 Kg, Pupuk kompos 1500 Kg, phospat alam 100 Kg, POC 2 liter dan pupuk bacterial 15 liter. Perlakukan pada pupuk organic cair dan pupuk bacterial diaplikasikan pada saat perendaman benih padi, penyemprotan 3 hari sebelum pindah tanam dan setiap 7 - 10 hari setelah tanam. Tanggal 17 April 2014 dilakukan temu lapang di rumah Pak Purwanto yang tinggal di depan lahan pengkajian serta sekalisus panen dan ubinan padi sehat. Berdasarkan hasil ubinan menggunakan teknologi padi sehat diperoleh rata-rata hasil 6 Kg atau 9,6 ton sedang menggunakan teknologi konvensional (kontrol) diperoleh hasil 4,8 Kg atau 7,6 ton. Hasil lainnya seperti panjang malai, tinggi tanaman , panjang daun semuanya lebih unggul dengan teknologi padi sehat. Dalam dialog temu lapang yang dihadiri sekitar 30 orang tersebut disampaikan oleh petani pelaku pengkajian sebanyak 3 orang, bahwa petani merasa puas dan akan menindak lanjuti di musim yang akan datang. Dalam dialog tersebut disampaikan juga bahwa diluar lahan yang diubin milik saudara Kustoro ketua Kelompok Si Macan Makmur lahan 1000 M2 menggunakan Teknologi Padi Sehat telah dipanen sehari sebelumnya keluar hasil 1,2 ton. Pada kesempatan tersebut ditanyakan bagaimana untuk mendapatkan pupuk bakteri yang digunakan dalam pengkajian ini. Dinas Pertanian dan Kehutanan dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa teknologi budidaya padi sehat merupakan teknologi yang dirancang oleh Prof. Kasiat Adi Suswanto mantan guru Besar Pertanian UGM yang dimaksudkan untuk meningkatkan provitas padi serta ramah lingkungan dengan kelebihan penggunaan pupuk kimia tidak berlebihan, tanah menjadi subur serta hemat biaya. Selanjutnya untuk mendapatkan pupuk bacterial dapat menghubungi Asosiasi Petani Padi Sehat Pemalang (APPSP) yang juga siap membantu memasarkan gabah petani. Teknologi Padi sehat saat ini telah berkembang sangat baik dan hampir merata di setiap wilayah kecamatan di Kabupaten pemalang dan dampaknya terdapat peningkatan provitas padi, bulir padi bersih dan rendemen meningkat. Lebih jauh sawah menjadi subur serta serangan penyakit berkurang. Penulis : Nurul Ashar (PP madya Dipertanhut Kab. Pemalang).