Normal 0 false false false IN X-NONE X-NONE /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin-top:0cm; mso-para-margin-right:0cm; mso-para-margin-bottom:10.0pt; mso-para-margin-left:0cm; line-height:115%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; mso-fareast-theme-font:minor-fareast; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} Kegiatan Temu Teknis Tingkat Kecamatan Ujungloe Kabupaten Bulukumba Kegiatan Peningkatan Kapasitas Balai Penyuluhan Kecamatan (BP3K) Sebagai Posko Pelaksanaan Pembangunan Pertanian dilaksanakan pada tanggal 6 Mei 2014 di Kantor BP3K Kec. Ujungloe. Peserta yang hadir dalam pertemuan ini adalah perwakilan kelompok-kelompok tani, penyuluh dan instansi terkait, yang jumlahnya kurang lebih 30 orang. Koordinator BP3K Kec. Ujungloe (H. Abdul Rakhman, SP) dalam laporannya menyampaikan bahwa di Kecamatan Ujungloe terdapat lima desa yang mendapat pendampingan SL-PTT dari dana Dekonsentrasi pada Bakorluh Sulsel. Pengawalan dan pendampingan kegiatan-kegiatan yang ada di lapangan diharapkan lebih mencapai sasaran, demikian penyampaian Kepala Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksana Penyuluhan (BKP3) Kab. Bulukumba. Lebih lanjut beliau menyampaikan bahwa dalam pengawalan dan pendampingan yang mendapat penekanan adalah program Kementerian Pertanian dalam mendukung 4 Sukses Pertanian. Camat Ujungloe (Drs. Muh. Ramli, M.Si) dalam sambutannya menyampaikan bahwa keberadaan penyuluh di lapangan sangat diperlukan dalam menyelesaikan persoalan-persoalan yang dihadapi petani dan perlunya koordinasi yang intensif antara penyuluh dengan pihak kecamatan. Dalam kesempatan yang sama Kepala Bidang Kelembagaan Tani BKP3 Bulukumba (Ir. Syahrir Kahar, ,MP) menyampaikan bahwa rangkaian pelaksanaan kegiatan dilapangan adalah: 1) Temu Teknis, 2) Percontohan, Demplot, Demfarm dan sejenisnya, 3) Latihan dan kunjungan, 4) Rembug Tani, 5) Farm Field Day (Hari Lapang Petani), 6) Supervisi dan Monitoring, 7) Rencana Kerja dan Kegiatan Penyuluh Pertanian, 8) Operasinal posko P2BN, 9) Penyebaran informasi spesifik lokasi. Tim Teknis Kegiatan SL-PTT (Rakhmanto K, SP) menyampaikan bahwa kegiatan yang harus dilakukan dalam SL-PTT adalah: 1) Membuatan CPCL, 2) Menyusun RUK, RDK dan RDKK, 3) Pelaksanaan (pengawalan) penerapan teknologi. Siklus kegiatan SL-PTT adalah: 1) Persiapan, 2) Pelaksanaan, 3) Evaluasi. Dalam pertemuan ini juga dilaksanakan diskusi untuk mengetahui persoalan-persoalan yang terjadi di lapangan dan dilakukan sharing dalam memecahkan persoalan yang ada