Loading...

TEPUNG BUNGKIL KAPAS SEBAGAI BAHAN MAKANAN RINGAN

TEPUNG BUNGKIL KAPAS SEBAGAI BAHAN MAKANAN RINGAN
Kapas (dari bahasa Hindi kapas, sendirinya dari bahasa Sanskerta karpasa) adalah serat halus yang menyelubungi biji beberapa jenis Gossypium (biasa disebut "pohon"/tanaman kapas), tumbuhan 'semak' yang berasal dari daerah tropika dan subtropika. Serat kapas menjadi bahan penting dalam industri tekstil. Serat itu dapat dipintal menjadi benang dan ditenun menjadi kain. Produk tekstil dari serat kapas biasa disebut sebagai katun (benang maupun kainnya).Tanaman kapas di tanam untuk memperoleh seratnya yaitu produk yang paling berharga. Biji kapas di proses lebih lanjut dan diolah menjadi minyak untuk sabun, cat, dan kosmetik. Sedangkan ampasnya masih dapat diolah lagi menjadi tepung biji kapas. Karena mengandung protein tinggi maka ampas (bungkil) biji kapas sangat potensial dipakai sebagai pengganti kedelai dalam campuran pakan ternak. Pada beberapa negara tertentu tepung bungkil biji kapas juga digunakan sebagai bahan pangan untuk manusia, diantaranya dimanfaatkan sebagai bahan tambahan pada roti, cake, dan bahkan pada sereal.Tepung bungkil biji kapas memiliki rasa yang hampir mirip dengan rasa kacang, memiliki karakteristik menyerupai tepung kedelai serta mengandung protein dan karbohidrat yang hampir setara dengan teoung kedelai. Namun, pemanfaatan tepung biji kapas masih terbatas karena mengandung gossipol, yang merupakan zat antibiotik.Proses pembuatan tepung hingga menjadi aneka makanan ringan didahului dengan pengeringan biji kapas lalu dilakukan pengepresan untuk di ambil minyaknya. Sisa hasil pengepresan selanjutnya di rebus dengan tujuan untuk mengurangi kandungan gossipol. Perebusan dilakukan selama ± 3 jam, karena berdasarkan hasil penelitian perebusan selama 3 jam dapat menurunkan kandungan gossipol hinghga kadar minimal. Hasil perebusan selanjutnya dikeringkan dan dilakukan penepungan.Bungkil biji kapas yang ditepungkan dapat dimanfaatkan sebagai bahan pangan dengan terlebih dahulu dilakukan pemanasan yang bertujuan untuk menghilangkan atau mengeliminasi kandungan gossipol. Tepung bungkil biji kapas yang dimanfaatkan untuk bahan pangan hanya sebagai campuran atau substitusi sebesar 10 %, agar kandungan gossipol terikut masih dalam taraf yang aman untuk di konsumsi menurut FAO Di tulis kembali oleh : Harnati Rafiastuti, SP Sumber Bacaan : 1. Nunik E.D dan Joko Hartono. 2014. Pemanfaatan Tepung Bungkil Biji Kapas Sebagai Bahan Makanan Ringan. Info Tek Perkebunan. Puslitbangbun.2. https://id.wikipedia.org/wiki/kapas 3. Sumber gambar berasal dari pixabay.com