Loading...

TRADISI MAPPALILI DAPAT MEWUJUDKAN PRODUKTIFITAS MENUJU PERTANIAN MAJU, MANDIRI DAN MODERN.

TRADISI MAPPALILI DAPAT MEWUJUDKAN PRODUKTIFITAS MENUJU PERTANIAN MAJU, MANDIRI DAN MODERN.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Barru, DR. Ir. Abustan Andi Bintang, M. Si menegaskan, diera Pandemi Covid- 19 sektor pertanian tumbuh secara positif sebesar 16,7 % dan hanya sektor pertanianlah yang menjadi andalan. Penegasan itu disampaikan Abustan saat menghadiri acara Mappalili atau turun sawah Musim Tanam Rendengan 2020/ 2021, di dusun Baerah Desa Kamiri, Kecamatan Balusu, Kabupaten Barru Senin (26/10/2020). Lebih lanjut Sekda Barru, Abustan mengatakan, Untuk memacu dan meningkatkan kesejahtraan petani maka produksi petani dari berbagai komoditi harus ditingkatkan melalui aplikasi teknologi produktif dengan melakukan pengawalan dan pendampingan. Pemerintah daerah katanya, secara totalitas dan terpadu serta berkelanjutan telah memberikan stimulus dalam penyediaan saprodi seperti benih dan pupuk baik anorganik maupun organik. “Harapan kita kedepan, mari kita kelola sistem budidaya yang berinovasi ramah lingkungan dan melibatkan petani melenial,” ujar mantan Kepala Dinas Pendidikan Barru itu Ditambahkan, saat ini pertanian di kabupaten Barru tumbuh secara positif. Hal ini berdasarkan penilaian BPS bahwa ada 6 kabupaten dari 24 kabupaten/kota di Sulsel termasuk Barru tumbuh sebesar 1,76 %. Oleh karenanya, mari kita lahirkan kebersamaan menuju pertanian maju, mandiri dan modern Sementara, Kepala Dinas Pertanian, Kabupaten Barru, Ir. Ahmad, MM melaporkan, acara Mappalili atau turun sawah ini mengangkat tema, melalui acara Mappalili kita wujudkan rumusan prosuktifitas menuju pertanian maju, mandiri dan modern. Munurut Ahmad, Musim Tanam Rendengan 2020/2021 oleh BMKG dipradiksi hujan akan turun lebih awal dengan intensitas besar, namun waktunya pendek dan diperkirakan dan berpotensi terjadi Lanina sehingga kita semua harus mewaspadainya. Hadir dalam acara itu, Camat Balusu, Kapolsek Balusu, Dan Ramil Soppeng Riaja-Balusu, Para Kepala Desa/Lurah, PPL Pertanian dan para Ketua Kelompok Tani.