Kabupaten Nagekeo merupakan salah satu kabupaten dari 22 kabupaten kota di NTT yang mendapan alokasi program Strategic Irrigation Modernization and Urgent Rehabilitation Project (SIMURP) atau Proyek Modernisasi Irigasi Strategis dan Rehabilitasi Irigasi Mendesak. Kabupaten Nagekeo memiliki 7 (tujuh) kecamatan yang di dalamnya terdapat 7 (tujuh) Balai Penyuluhan Pertanian (BPP). Kegiatan SIMURP terpusat di BPP Danga kecamatan Aesesa. Dalam rangka meningkatkan pengetahuan petani khususnya dalam menerapkan inovasi teknologi untuk menunjang peningkatan produksi dan mengatasi berbagai kendala serta masalah yang di hadapi petani salah satu diantaranya adalah dampak perubahan Iklim, maka Dinas Pertanian kabupaten Nagekeo merlaui bidang Prasarana, Sarana dan Penyuluhan melaksanakan kegiatan Training of Farmer (ToF) pelatihan bagi petani tentang Pertanian Cerdas Iklim/ Climate Smart Agriculture (CSA) selama 2 (dua) hari yang bertempat di Saung Literasi kelompok tani Sumber Makmur kelurahan Lape, kecamatan Aesesa pada tanggal 7 – 8 Juli 2022 dengan peserta sebanayk 24 org dari unsur petani, P3A, kelompok tani, KWT, dan pemuda tani dari wilayah KEP. Training of Farmer (ToF) sebagai tindak lanjut dari kegiatan Training of Trainers (ToT) di kabupaten Batang Kaluku Propinsi Sulawesi Selatan. Training of Farmer (ToF) dilaksanakan untuk memberi pengetahuan dan pemahaman kepada peserta dalam menghadapi berbagai permasalahan dan kendala diantaranya adalah dampak perubahan iklim. Training of Farmer (ToF) di buka oleh Kepala Dinas Pertanian Nagekeo, yang dalam sambutannya menegaskan bahwa dengan adanya kegiatan ToF peserta akan menjadi agen perubahan terhadap poktan dan petani lainnya dalam melaksanakan pembangunan pertanian yang membutuhkan teknologi dan inovasi lebih khusus dalam penerapan teknologi pertanian cerdas iklim (CSA). Hadir pula KJF Penyuluh Pertanian dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Propinsi NTT selaku pelaksana teknis SIMURP Propinsi NTT, Kepala Bidang PSP sekaligis penanggung jawab kegiatan SIMURP, kepala BPP Danga sebagai BPP pelaksana SIMURP, dan 2 (dua) Narasumber dari yayasan Mitra Tani Mandiri dengan materi yg di berikan tentang Pemodelan Prediksi Pola Curah Hujan untuk Adaptasi Pola Tanam di kabupaten Nagekeo dan Penerapan Pertanian Ramah Lingkungan. Para peserta ToF sangat antusias mengikuti setiap materi yang di berikan oleh narasumber dan Tim ToT. Materi yang dibawakan antara lain Peran Penyuluh dalam mendukung keberhasilan program SIMURP yang di sampaikan oleh Kepala Bidang PSP bpk Hieronimus Paga, SP. Disamping penyampaian materi juga dilakukan praktek pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) dari limbah insitu yang diberikan oleh KJF Penyuluh Pertanian dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Propinsi NTT Ibu Maria E.V. Rukmini, SST; Pembuatan AWD oleh KJF kabupaten Ibu Matilde Aso, SST; Pembuatan MOL dan pembuatan Kompos dari jerami kotoran kambing dan daun hijau oleh Kepala BPP Danga bpk Mathias Ebu Wege, SST.; Cara Seleksi Benih menggunakan Telur dan Garam oleh Penyuluh ibu Hermina Y. Bodha, Amd.; sedangkan Peran Penting Kelompok Tani dalam mendukung Pembangunan Pertanian dibawakan oleh penyuluh Supervisor BPP Danga yang juga tim TOT bpk Gregorius A. Bajo, SST. Diharapkan implementasi dan aksi nyata dari 24 peserta TOF dalam menerapkan teknologi CSA di tingkat lapangan dapat dilaksanakan bersama anggota kelompok tani lainya, karena sikap petani kita bukan ” mendengar baru percaya” tapi.. “ melihat baru percaya”. Sukses SIMURP Nagekeo (saya pikir….saya rasa….saya bisa….). By. Matilde Aso, SST / Koordinator KJF Kabupaten Nagekeo - NTT