Kelompok Tani Usaha Bersama Desa Rantau Karau Tengah yang mendapatkan kegiatan DEMTEK melaksanakan kegiatan ubinan pada hari Selasa Tanggal 27 Oktober 2020 bersama Penyuluh WKPP (Farida Adriani, SP), serta ketua kelompok tani Usaha Bersama (Taufikurrahman, SP) dan anggota, Mantri Tani Kec. Sungai Pandan (Ni’matun Munatifah, SP., MP), Staf Mantri tani (Hidayatul Puspa Rina, SP), KSK Sungai Pandan (Abu Hurairah), serta mahasiswa Program Studi Agroteknologi STIPER Amuntai. Pengambilan sampel ubinan adalah salah satu cara untuk meprediksi produksi padi yang ada di lahan melalui sampel ubinan. Ubinan adalah cara untuk melihat perkiraan hasil panen tanaman padi melalui titik sampel dengan cara diukur dengan ukuran 2,5 x 2,5 m² yang kemudian hasilnya diukur dan ditimbang. Hasil inilah dapat dijadikan dasar dalam penentuan produksi dalam 1 Ha. Tujuan dari pengambilan sampel ubinan ini adalah untuk mengetahui perkiraan hasil produksi tanaman dalam luasan 1 Ha. Metode pengumpulan data produktivitas ini menerapkan pengukuran langsung pada plot ubinan (2,5 x 2,5 m) dan metode wawancara langsung dengan petani sampel (ketua kelompok tani). Informasi yang dikumpulkan antara lain adalah varietas, luas lahan, system tanam, jenis kegiatan, sumber kegiatan, keadaan Alsintan, keadan lahan, keadaan OPT, luas plot ubinan, penggunaan pupuk, penggunaan pestisida, jumlah rumpun, jumlah anakan, dan berat ubinan. Dari hasil ubinan padi di dapatkan hasil ubinan pada luasan 2,5 x 2,5 Ha sebanyak 6,045 kg jika dikonversikan dalam 1 Ha dikalikan 1600 didapatkan hasil 9.672 ton/Ha produksinya. Untuk kegiatan DEMTEK ini kelompok mendapatkan paket lengkap berupa bantuan benih, Herbisida dan Trico Cair Diharapkan dengan adanya ubinan ini memberikan kemudahan petani dalam memprediksi hasil panennya. (Farida Adriani, SP)