Loading...

Ujian Penyesuaian Ijasah Memberi Arti Positif bagi THL

Ujian Penyesuaian Ijasah Memberi Arti Positif bagi THL
Setiap orang tentu berharap mendapat pendidikan yang baik, karena dalam kehidupannya memerlukan adanya perubahan pola pikir, sikap, keterampilan yang harapannya membawa perbaikan hidup dalam hal ekonomi dan sosial. Apakah pasti setiap pendidikan yang ditempuh akan mendapatkan jaminan kualitas ? Jawabnya belum tentu. Karena berbicara kualitas akan menyangkut berbagai aspek. Diantaranya tenaga pendidik. Pembicaraan masalah ini menarik, karena memiliki peran penting dalam eksekusi nyata tujuan pendidikan. Tenaga pendidik dan kependidikan bisa saja dari tenaga pemerintah yang berstatus ASN (Aparatur Sipil Negara) ataupun tenaga kontrak, pegawai tidak tetap dan pegawai yayasan. Tantangan pola pikir lama juga menjadi hambatan, bagaimanapun tenaga pendidik merupakan hasil pendidikan dengan kurikulum yang lama, sehingga perkembangan sosial budayanyapun mempunyai tujuan yang berbeda. Upgrade pengetahuan dan dinamika yang berkembang mutlak dilaksanakan, karena pendidik merupakan agen perubahan. Setiap saat terjadi perkembangan maka pendidiklah yang pertama yang mengambil peranan, bukan sebaliknya. Penyelenggaraan Ujian Penyesuaian Ijasah bagi Tenaga Harian Lepas awalnya menjadi harapan untuk dapat diakui pendidikan yang telah dijalaninya, sehingga pekerjaan yang dilakukan sesuai dengan pendidikan yang dimiliki. Tetapi menjadi tantangan juga baginya, bila apa yang dikerjakan tidak mendapat apresiasi dari pemerintah yaitu berupa pengangkatan sebagai Pegawai negeri Sipil. Tantangan inilah yang akan dihadapi dengan menerima secara ikhlas, apabila nasib mereka memang masih tetap menjadi Tenaga Harian Lepas dan Tenaga Bantu Penyuluh Pertanian. Tantangan yang dihadapi bukan itu saja, tapi juga bagaimana menjalani kelangsungan hidup keluarganya, kalau pendapatannya tidak sesuai dengan pengeluaran yang harus dikeluarkan. Karena sebagai Tenaga Harian Lepas Tenaga Bantu Penyuluh Pertanian harus bisa menjalankan pekerjaannya dengan ikhlas dan legowo. Sifat inilah yang harus tetap di pertahankan, selama menunggu keputusan dari para pejabat/ pimpinan Pusat dan Daerah dalam memperjuangkan nasib para tenaga harian lepas tenaga bantu penyuluh pertanian. (Yuliati, S.Sos) Sumber: www.bkn.go.id/wp-content/uploads/2015/02/Makalah-2.docx