Loading...

Usaha Tani Padi Dengan Pendekatan Ptt

Usaha Tani Padi  Dengan Pendekatan Ptt
Beras merupakan bahan pangan pokok senbahagian besar masyarakat Indonesia. Seiring tingginya laju pertumbuhan penduduk, kebutuhan akan beras pun semakin meningkat. Selama ini produksi padi nasional masih mengandalkan sawah irigasi, namun kedepan bila hanya mengandalkan padi sawah irigasi akan menghadapi banyak kendala. Hal tersebut dikarenakan banyaknya lahan sawah irigasi subur yang beralih fungsi ke penggunaan lahan non pertanian. Salah satu stratergi dalam upaya pencapaian produktifitas usaha tani padi adalah penerapan inovasi teknologi yang sesuai dengan sumber daya pertanian di suatu tempat (spesifik lokasi). Teknologi usaha tani spesifik lokasi tersebut dirakit dengan menggunakan pendekatan Pengelolaan Tanaman Terpadu (PTT). Teknologi Pengelolaan Tanaman Terpadu (PTT). Teknologi pengelolaan tanaman terpadu (PTT) padi merupakan suatu pendekatan inovatif dalam upaya peningkatan efisiensi usahatani padi dengan menggabungkan berbagai komponen teknologi yang saling menunjang dan memberikan pengaruh yang lebih baik terhadap pertumbuhan dan produktifitas tanaman. Teknologi yang diterapkan dalam PTT dikelompokkan dalam teknologi dasar dan pilihan. Komponen Teknologi Dasar meliputi : Varietas Unggul Baru. Varietas unggul baru (VUB) umumnya berdaya hasil tinggi, tahan terhadap hama penyakit utama atau toleran terhadap keadaan lingkungan setempat dan dapat juga memiliki sifat khusus tertentu. Benih bermutu dan berlebel, Pemberian bahan organik, Pengaturan populasi tanaman, Pemupukan berdasarkan kebutuhan tanaman dan status hara tanah dan Pengendalian hama dan penyakit. Komponen Teknologi Pilihan meliputi : Pengolahan tanah sesuai musim dan pola tanam. Penggunaan Bibit Muda (< 21 hari) Tanaman bibit 1 – 3 batang per lubang Pengairan secara efektif dan Efisien Penyiangan dengan Landak dan Gasrok Panen tepat waktu dan gabah segera dirontok