Normal 0 false false false EN-GB X-NONE X-NONE /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin-top:0cm; mso-para-margin-right:0cm; mso-para-margin-bottom:10.0pt; mso-para-margin-left:0cm; line-height:115%; mso-pagination:widow-orphan; text-autospace:ideograph-other; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-fareast-language:EN-US;} Wayan Swasmita yang dipanggil sehari- hari wayan toyok sukses dari usaha tani cabai, semangka, melon dan papaya. Akhir Desember ini dari pertanaman cabainya meraih keuntungan 65 juta dari usaha tani cabai setengah hektar. Keuntungan ini diraih akibat dari harga cabai mencapai Rp 24.000.- per kg di akhir tahun 2013. Wayan Toyok merupakan sosok petani pekerja ulet, hanya mengenyam pendidikan SMP mampu belajar dari hasil pengalaman lapangan, berawal dari buruh pada usaha pembibitan semangka 3 tahun yang lalu. Namun demikian petani dua anak ini terus berkarya, belajar dari bertanya pada tanah dan tanaman yang dikelolanya. Disamping sebagai petani Cabai, juga menanam semangka, mentimun serta papaya dalam tahun 2013 mencapai 4 Ha, dari lahan yang dikontrak disekitar Kecamatan Mendoyo Kabupaten Jembtrana. Hasil pertanaman papaya, setiap minggu Wayan Toyok mengirim buah langsung ke Denpasar, Gianyar dan juga dijual diareal dengan produksi 1,2 ton dalam seminggu. Untuk mencapai sukses Toyok terus belajar, dan berikhtiar dalam perjalanan usaha senantiasa ada tantangan yang menghadang, dimusim hujan ini kendala yang dihadapinya berupa adanya penyakit Layu fusarium, adanya serangan hama trips serta adanya serangan lalat buah. Menurut Pengakuan Toyok, kunci keberhasilan dari usaha budidaya hortikultura diantaranya, penggunaan pupuk organic, menggunakan dolomit untuk memperbaiki PH, melakukan budidaya tanaman sehat, dan dilakukan rotasi tanaman dari tanaman hortikultura ketanaman padi/jagung untuk mengurangi dan menekan hama dan penyakit tanaman. ( I Nyoman Sudrana SP)