Loading...

WORKSHOP PENGEMBANGAN JAGUNG DI NAGEKEO

WORKSHOP PENGEMBANGAN JAGUNG DI NAGEKEO
Dalam rangka mewujudkan rencana pengembangan jagung di Kabupaten Nagekeo, maka telah dilaksanakan Workshop Pengembangan Jagung pada hari Rabu, 7 Mei 2014 bertempat di Aula Kantor Bupati Nagekeo. Peserta workshop terdiri dari: 1. Pejabat dari Kementerian terkait 2. Dewan Jagung Nasional 3. Gabungan Pengusaha Makanan Ternak (GPMT) 4. Pengusaha/investor 5. BUMN/BUMD 6. Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi NTT 7. Pimpinan SKPD Se-Kabupaten Nagekeo 8. Para Camat se-Kabupaten Nagekeo 9. Pengelola Kapet Mbay 10. Yayasan Mitra Tani Mandiri 11. Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Nagekeo 12. Para Lurah dan Kepala Desa sentra pengembangan jagung 13. Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Materi dan pemateri workshop terdiri dari : (1) Materi : Kebijakan Pengembangan Jagung, oleh Dr. Hasil Sembiring, Direktur Serealia pada Ditjen Tanaman Pangan Kementerian Pertanian (2) Materi “Kebijakan dan Program Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian Tahun 2014-2015”, oleh Yandri Ali, Kasubdit Iklim, Konservasi dan Lingkungan, Direktorat Pengelolaan Air irigasi (3) Materi “Dukungan Direktorat Jenderal SDA Kementerian Pekerjaan Umum Untuk Pengembangan Jagung di Kabupaten Nagekeo”, oleh Alex Eda, Kepala Bagian Tata Usaha Balai Sungai Wilayah Nusa Tenggara II (4) Materi “Strategi Pengembangan Jagung Nagekeo”, oleh Farid Bahar, Ketua Tim Pakar Dewan Jagung Nasional (5) Materi “Dukungan Gabungan Perusahaan Makanan Ternak (GPMT) untuk Pengembangan Jagung di Nagekeo, oleh Askam Sudin, Sekretaris Eksekutif Gabungan Perusahaan Makanan Ternak (GPMT). Setelah memperhatikan arahan Bupati Nagekeo saat membuka workshop, dan pemaparan dari para nara sumber serta hasil diskusi yang berkembang, maka seluruh peserta workshop menyatakan komitmen untuk menjadikan “Nagekeo Kabupaten Jagung”. Menindaklanjuti komitmen tersebut, maka dirumuskan hal-hal sebagai berikut : 1. Harus dibuat blue print pengembangan jagung sebagai acuan pengembangan jagung agar rencana pengembangan jagung di Kabupaten Nagekeo dapat berjalan sesuai dengan yang diharapkan. 2. Untuk mengetahui budidaya tanaman jagung yang sesuai anjuran maka perlu dilakukan pilot project yang melibatkan petani, produsen benih, ahli jagung, dan instansi teknis. 3. Dukungan anggaran yang bersumber dari APBN, APBD I, APBD II sangat dibutuhkan untuk membiayai : - Pengembangan/peningkatan jaringan irigasi - pembukaan/peningkatan jalan tani, - pembangunan prasarana dan sarana air seperti embung, air tanah dangkal dan air tanah dalam - Alat/mesin pertanian : traktor, mesin pemipil, driyer, pompa air - Penyediaan benih unggul - pupuk, obat-obatan - Pembangunan gudang, lantai jemur - Peningkatan kapasitas pelabuhan laut 4. Harus dimulai gerakan menanam jagung yang dimulai pada musim hujan tahun ini 5. Guna menggairahkan petani untuk menanam jagung, maka sangat diperlukan jaminan adanya pengusaha/pemerintah daerah untuk membeli jagung yang dihasilkan petani. 6. Kemitraan antara petani, pemerintah dan pengusaha sangat dibutuhkan untuk meningkatkan produksi jagung yang dilakukan melalui pola intensifikasi dan ekstensfikasi maupun pemasaran hasil jagung. 7. Mengingat mewujudkan kabupaten Nagekeo menjadi kabupaten jagung merupakan pekerjaan yang besar, maka diharapkan pimpinan daerah dalam hal ini Bupati dan Wakil Bupati supaya segera membentuk satuan pelaksana pengembangan jagung yang berasal dari semua stakeholder yang ada di Kabupaten Nagekeo. Sumber : Tim perumus Dinas P3 Kab. Nagekeo Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin-top:0cm; mso-para-margin-right:0cm; mso-para-margin-bottom:10.0pt; mso-para-margin-left:0cm; line-height:115%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin;}